Articles

Strategi Bertahan ala Playboy Indonesia

In Media on Juni 8, 2006 by nonblogs

Siapa orang paling nekat di Indonesia? Suporter Bonek dari Surabaya? Yang jelas bukan siapa-siapa. Namanya mencuat paling baru beberapa bulan ini. Dan pasti bukan bagian dari Bonek tadi. Tapi dia lebih nekat dari pada Bonek.

Dia adalah Erwin Arnada. Salah satu tokoh dibalik terbitnya Playboy Indonesia. Apa dia nggak kapok ya, dipanggil dan diinterogasi berjam-jam sama Polri terus kantornya dirusak oleh masa yang tidak setuju Playboy Indonesia terbit.

Memang Playboy Indonesia sempat urung terbit untuk edisi bulan Mei 2006 kemarin, karena tekanan dari berbagai pihak yang tidak setuju. Tapi, tiba-tiba di tanggal keramat ini [6-06-2006] ada berita bahwa Playboy edisi Juni siap edar!

Saya mikir, gila nih orang! Benar-benar Bonek!. Punya nyawa cadangan kali ya..
Tapi kalau dipikir-pikir, masak sih nggak ada pertimbangan matang sampai dia berani menerbitkan kembali? Apa sih strateginya?

Dari berita yang beredar, sepertinya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pindah Kantor
Sejak kantor lamanya dirusak masa [meskipun yang rusak adalah gedung tempat mereka menyewa kantor], mereka memindahkan kantornya. Pikiran orang pada saat itu, wah habis deh riwayat Playboy Indonesia.

Eh, ternyata mereka nggak nyerah. Cara yang dilakukan adalah pindah kantor. Karena yang dirusak kantornya, ya pindah aja. Terus alamatnya sementara nggak usah dipublikasikan.

Memang mereka pindah kantor, tetapi diluar dugaan semua orang adalah lokasi kantornya yang baru. Kemana mereka pindah? Nggak tanggung-tanggung ke Bali!

Bukan tanpa pertimbangan mereka memindahkan kesana. Dari perkembangan akhir-akhir ini memang masyarakat Bali [menurut sebagian kalangan] cenderung untuk tidak menolak kehadiran Playboy Indonesia. Mungkin karena sudah sedemikian tingginya pengaruh wisatawan asing di sana.

Yang mengganggu pikiran saya adalah benarkah mereka memindahkan operasional kantornya ke Bali?

  • Jika benar, kenapa di alamatnya yang baru, menurut berita di detik tidak terlihat adanya kesibukan layaknya sebuah kantor?

  • Jika memang pindah, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pindah kantor? Saya yakin sangat besar, meskipun menurut berita, sewanya gratis. Memangnya karyawannya nggak ikut pindah? Coba bayangkan mindahin karyawan dari Jakarta ke Denpasar! Ya, kalau cuma karyawan. Nah kalau dihitung dengan karyawan yang sudah berkeluarga?

  • Kalau kantornya di Denpasar, kenapa percetakannya di Jakarta? Bukannya malah bikin inefisiensi?

  • Distributor yang di Bali malah belum mendapatkan jatahnya. Sedangkan di Jakarta, di perempatan jalan juga ada [walaupun janjinya nggak bakal ada di jalanan]. Gimana coba. Yang paling dekat kok belum dapat. Kan aneh..

Dugaan saya, pindahnya kantor dr Jakarta ke Bali adalah cuma di tulisan di majalah Playboy Indonesia. Secara fisik, mereka nggak pindah, tetapi alamat yang tercantum di majalah tersebut mereka sudah pindah. Karena sejak kantor mereka dihancurkan, tidak ada yang tahu kemana mereka akan pindah. Dan perhatian masyarakat sudah teralihkan. Dan mereka cepat bergerak..

12 Tanggapan to “Strategi Bertahan ala Playboy Indonesia”

  1. sudah terbit kok mas🙂

  2. sudah terbit kok mas🙂

  3. sudah terbit kok mas🙂

  4. tapi di dalam islam tidak dibenarkan kekerasan si fpi itu.

    yang perlu kita lakukan adalah, mewaspadai. Kalau mereka sudah berani, bisa kita lakukan tindakan…

    kalaupun banyak yang menyangka ini adalah topeng, kita lihat saja…

    aku netral. tidak pernah beli majalah. tapi aku sangat sedih dan miris kala fpi dengan SEENAKNYA merusak.

    jadi semakin yakin orang dunia, kalau islam itu sangat kasar… dikit2 perang…

    bukankah kita harusnya menebar kedamaian di dunia?

    ah, sudahlah… mo tidur lagi.. hehehhee

  5. tapi di dalam islam tidak dibenarkan kekerasan si fpi itu. yang perlu kita lakukan adalah, mewaspadai. Kalau mereka sudah berani, bisa kita lakukan tindakan…kalaupun banyak yang menyangka ini adalah topeng, kita lihat saja… aku netral. tidak pernah beli majalah. tapi aku sangat sedih dan miris kala fpi dengan SEENAKNYA merusak. jadi semakin yakin orang dunia, kalau islam itu sangat kasar… dikit2 perang… bukankah kita harusnya menebar kedamaian di dunia?ah, sudahlah… mo tidur lagi.. hehehhee

  6. Mancing2 biar di bom lagi kali tuh Bali😀

  7. Mancing2 biar di bom lagi kali tuh Bali😀

  8. tapi di dalam islam tidak dibenarkan kekerasan si fpi itu.

    yang perlu kita lakukan adalah, mewaspadai. Kalau mereka sudah berani, bisa kita lakukan tindakan…

    kalaupun banyak yang menyangka ini adalah topeng, kita lihat saja…

    aku netral. tidak pernah beli majalah. tapi aku sangat sedih dan miris kala fpi dengan SEENAKNYA merusak.

    jadi semakin yakin orang dunia, kalau islam itu sangat kasar… dikit2 perang…

    bukankah kita harusnya menebar kedamaian di dunia?

    ah, sudahlah… mo tidur lagi.. hehehhee

  9. Mancing2 biar di bom lagi kali tuh Bali😀

  10. Setojoh dgn didats™

  11. Setojoh dgn didats™

  12. Setojoh dgn didats™

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: