Articles

Flexibility Working Hours

In Working on Oktober 4, 2006 by nonblogs

Mungkin belum terbiasa bagi kita, saat Job Interview kita menanyakan tentang Fleixibity Working Hours. Apa sih maksudnya?

Dari 24 jam sehari waktu yang tersedia buat kita, paling tidak sekitar 9 jam kita habiskan untuk pekerjaan. Sisanya untuk hal-hal yang lain. Mungkin bisa mengantarkan anak sekolah, olah raga, beres-beres rumah, atau tiba-tiba harus mengantarkan anak ke dokter.

Kalau urusannya sudah urgent seperti ke dokter itu, mungkinkah bos ngasih ijin?

Mungkin kalau bosnya masih punya hati, nggak masalah. Tapi bagaimana kalau yang kita hadapi bosnya yang kaku? Kan berabe …

Flexibility Working Hours bisa ditempuh salah satunya adalah dengan “flexible hours scheme”. Yang umum terjadi sekarang adalah satu kantor jam kerjanya seragam yakni dari jam 9 sampai 6, atau dari jam 8 sampai jam 5.

Nah dengan “flexible hours scheme” ini aturan itu bisa dirubah dengan memberi keleluasaan pada karyawan untuk memilih jam kerja. Misal ditawarkan pilihan jam 7-4, 8-5, atau dari jam 9-6.

Dengan cara itu, karyawan yang tinggal di daerah Botabek bisa lebih fleksibel memilih waktu yang sesuai, dicocokkan dengan kemacetan atau kesibukan mengurus rumah tangga.

Keuntungan dari system ini antara lain :

  • Menghindari kemacetan bagi komuter
  • Working life balance, kehidupan anda akan lebih seimbang. Ingat, anda masih punya personal life di luar kantor.
  • Buat perusahaan keuntungannya adalah tetap bisa mempertahankan loyalitas karyawan yang potensial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: